IDUL ADHA
Oleh : Vella Vandany Putri
NIM : 1123200040
E-mail : vella_zuiverhart@ymail.com
Idul Adha pada tahun 2013 telah menjadi hari raya Islam yang
begitu dinanti oleh seluruh umat muslim yang ada di dunia termasuk di Indonesia.
Idul Adha ini diperingati dengan terjadinya peristiwa kurban, yaitu ketika Nabi
Ibrahim mendapatkan sebuah mimpi bahwa beliau harus menyembelih puteranya yang
bernama Ismail. Hal ini merupakan sebuah mimpi seorang nabi dan salah satu dari
cara-cara Allah untuk menyampaikan wahyu kepada Nabi Ibrahim. Dari mimpi itulah
Nabi Ibrahim harus melaksanakan perintah Allah yang telah diterimanya.
Sebelum Nabi Ibrahim menyembelih puteranya, beliau
berkata kepada istrinya untuk memakaikan pakaian yang bagus, karena
sesungguhnya mereka ingin bertamu. Dalam kejadian ini iblispun menggoda Nabi
Ibrahim begitu juga dengan istri dan puteranya agar tidak melaksanakan perintah
dari Allah. Pada saat iblis menggoda Ismial, ia melemparkan batu ke iblis
tersebut sehingga mengenai mata kiri iblis. Iblispun merasa kecewa dan putus
asa karena telah gagal dalam menggoda Nabi Ibrahin serta istri dan puteranya.
Dari sinilah Allah mewajibkan melempar jumrah bagi orang
yang melaksanakan haji dengan niat melempar batu atau kerikil ke arah syetan
dan mengikuti apa yang telah dilakukan oleh Nabi Ismail. Dalam hal ini Ismail
mengatakan kepada Nabi Ibrahim untuk mengikat puteranya dengan kuat agar tidak
goyah, meletakkan wajahnya di atas bumi agar tidak merasa kasihan, menupi
pakaian beliau dengan kain agar tidak tekotori oleh darah serta mempertajamkan
pisau besarnya dan menyembelihnya dengan cepat agar tidak merasa sakit.
Dalam kejadian ini pada akhirnya Allah menggantikan
putera Nabi Ibrahim dengan seekor domba besar yang dibawa oleh Malaikat Jibril
untuk disembelih. Allah telah menjadikan kebaikan atas kalimat - kalimat
tersebut sehingga senantiasa berkumandang dalam celah-celah golongan umat
muslim dikala tanggal 10 Dzul Hijja yaitu hari raya Idul Adha.
Dengan adanya kejadian ini banyak hikmah yang dapat kita
ambil kerena Idul Adha adalah hari kemenangan yang besar dan terkandung nilai
kepatuhan dan keiklasan saat menjalankan perintah dari Allah SWT. Tidak hanya
itu tetapi menjadi salah satu hikmah
yang terpenting yang di dalamnya terdapat sebuah ketulusan serta adanya
pengorbanan yang terbesar yang pernah dilakukan oleh hamba Allah.
Idul Adha sebenarnya mimiliki beberapa makna seperti yang
disebutkan di atas. Dan salah satu kegiatan Idul Adha diambil dari beberapa
tempat salah satunya di kota Pontianak. Idul Adha yang dilaksanakan di Pontinak
pada hari selasa, tanggal 15 Oktober 2013. Disini dapat dilihat tepatnya di
Taman Kapuas Jl. Rahadi Oesman, para petugas yang ada ditempat tersebut
membersihkan koran yang ada. Sampah koran ini dapat mendatangkan manfaat
ekonomi karena koran bekas tersebut dapat dijual.
Sholat Idul Adha yang dilaksanakan di Taman Kapus
dipimpin oleh Abdul Syukur dan Khatib Habib Zaki Yahya. Dalam pelaksanaan
sholat Idul Adha di dalam kalangan tua ataupun muda tampak bersemangat dalam
menjalankan sebuah ibadah saat hari raya Idul Adha.
Tidak hanya di Taman Kapuas saja yang semangat dalam
menjalani sholat Idul Adha tetapi di Kota Baru juga tepatnya di Jl. Sultan
Syarif Abdurahman bersemangat juga dalam menjalani ibadah tanpa mengenal usia.
Disisi lain para pedagang juga berjualan balon untuk mencari rezeki pada saat
Idul Adha. Ketika selesai melaksanakan sholat, para wargapun membelikan balon
untuk anaknya.
Ketika selesai sholat dan berdoa, masing – masing
wargapun pulang kerumahnya masing-masing dan tidak lupa berkurban atau
menyembelih hewan yang ingin disembelih dan saling berbagi hewan kurban.
Penyembelihan hewan kurban ini juga dilakukan sesuai dengan syariat islam. Para
wargapun berharap jika dikepannya nanti untuk Idul Adha selanjutnya dapat
berjalan dengan baik juga tanpa adanya halangan ataupun hambatan dan bisa lebih
banyak yang berkurban dengan ikhlas dan membagikannya juga kepada orang – orang
yang lebih membutuhkan.
Vella Vandany Putri
Mahasiswa BKI, Jurusan Dakwah STAIN Pontianak